Kisah Si Cungkring dan Si Gagah
Part 1.
Mereka berdua adalah pemuda yang sangat rajin. Mereka sering bertukar cerita tentang masa depan mereka nanti kelak. Mereka berdua mempunyai latar belakang yang tak berbeda jauh karena di besarkan dalam lingkup satu keluarga. Mereka sekarang membutuhkan suatu pekerjaan yang layak, karena mereka selama ini hanya berkerja sebagai buruh serabutan. Karena mereka berfikir jika kita berkerja seperti ini terus maka kita dapat merasakan yang namanya arti dari kesuksesan.
Waktu yang tidak disangka pun tiba, yaitu desa mereka tinggal mengalami yang namanya musibah KEKERINGAN. Akhirnya mereka pun ditawari pekerjaan oleh kepala desa. Tugas mereka pun sangat mudah yaitu dengan membawa sebanyak-banyaknya air untuk di bawa kedesa setelah itu setia jerigen yang mereka bawa di beri upah yang layak olek kepala desa. Akhirnya pun mereka berdua menerima pekerjaan tersebut.
Mereka berdua setiap hari berangkat mulai jam 06.30-17.00 untuk mengambil air dari atas bukit dengan menggunakan sepedah. Jarak antara desa dengan sumber mata air sekitar 7 km. Setiap hari kedua pemuda itu tidak kurang dapat membawa 30 jerigen per hari. Pekerjaan seperti itu mereka lakukan setiap hari selama 5 tahun lamanya, dan tak tersa usia mereka menginjak umur 25 tahun dan sudah memasuki masa menikah.
Pada suatu hari mereka melihat seorang gadis yang sangat cantik. Gadis itu berjalan menuju ke suatu tempat yang mereka tak tahu kemana arah tujuan gadis tersebut. Gadis itu berpakaian anak SMA, berpasas cantik, putih, memakai jilbab. Mereka berduapun tertarik dengan gadis tersebut. Di dalam benak mereka bertanya-tanya"Siapakah gadis itu?. Dimana rumahnya?. Siapa namanya?". Setelah melihat kecantikan gadis itu mereka pun selalu terbanyang-banyang gadis itu. Mereka berdua merasakan yang namanya "indahnya jatuh cinta pada pandangan pertama".
Suatu hari disaat mereka veristirahat sejenak di dalam rutinitasnya dalam berkerja ada seseorang yang menghampirinya. tak disangka dan tak diduga ternyata gadis yang selama ini mereka cari tahu identitasnya itu ada di hadapan mereka dan sedang membawakan serantang yang berisi makanan untuk mereka. Begitu salah tingkahnya mereka melihat gadis secantik ini. Seperti ibarat bidadari turun dari surga. Begitu gugupnya mereka menatap gadis tersebut, badan terasa panas dingin, senang, malu bercampuer menjadi satu pada saat itu.
Akhirnyapun mereka berkenalan, nama gadis tersebut"Silvia angrainita"
atau sering dipanggil Silvi. Dia tinggal di rumah P.Hasan yaitu kepala desa. atau lebih mudahnya Silvi ini adalah anak dari kepala desa.....................To Be Continue
Sumber:
- http://www.google.com/imgres?imgurl=
- http://1.bp.blogspot.comhttp://www.google.com/imgres?imgurl=http://2.bp.blogspot.com/
- http://www.google.com/imgres?imgurl=http://4.bp.blogspot.com
- http://masjiwopogog.files.wordpress.com
- http://www.google.com/imgres?imgurl=http://4.bp.blogspot.com
@penasaran dengan cerita berikutnya.......tunggu yaa di bagian part 2